Revitalisasi Website Politeknik Se-Indonesia:

_____

Upaya Hidupkan Marwah Politeknik di Tengah Banyaknya Klaim Perguruan Tinggi Vokasi Berkeahlian

 

PNP News. Politeknik Negeri Padang kerja bareng Politeknik Negeri Bali serta 43 politeknik negeri di Indonesia diharapkan memberi dukungan untuk pengaktifan kembali Website Politeknik Se-Indonesia yang mati suri sejak 2016. Revitalisasi virtual tersebut diharapkan bisa menghidupkan kembali marwah politeknik di tengah maraknya lembaga pendidikan yang mengklaim diri sebagai perguruan tinggi vokasi yang mencetak lulusan berkeahlian.

 

Hal itu mengapung dalam video conference bertopik “Pencitraan Politeknik” via aplikasi Zoom yang dipimpin oleh Zainal Arief, Ketua Forum Direktur Politeknik, selepas Lohor, Kamis, 14 Mei 2020.

 

 

I Nyoman Abdi, SE.,M.eCom sebagai Direktur Politeknik Negeri Bali mengimbau seluruh politeknik dalam tempo yang singkat, jelang 19 Mei 2020 sudah upload ‘memgirim file, gambar, program, musik, dokumen pdf yang berhubungan dengan kinerja politekniknya ke server yang ditetapkan untuk dipublikasikan di website terpadu ini.

 

 

“Setidaknya berita terkini tentang politeknik Anda yang berhubungan dengan jumlah peminat, prestasi dosen, mahasiswa, dan lembaga, serta prodi yang tersedia. Artinya yang bisa mencerminkan keunggulan, ciri khas, dan prestasi politeknik Anda agar semua pihak tahu, ini lho, politeknik, ini keunggulannya alumni yang dicetaknya, dan ini keunggulan yang diharapkan pihak industri yang bekerjasama dengannya”, jelasnya menyemangati.

Dwi Susanto dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya menekankan, untuk tahap awal ini yang dipentingkan adalah kemudahan akses untuk menginformasikan dan kesiapan SDM di setiap politeknik.

 

 

Pada prinsipnya kerangka menu web sudah lengkap, kalaupun ada formasi baru bisa ditambahkan. Namun setiap politeknik harus bisa memastikan SDM-nya bisa melakukan update data pada web yang sudah ada, dan tentu saja sifatnya update data se-Indonesia dengan mekanisme global.

Di akhir pertemuan, I Nyoman kembali mengingatkan, pada prinsipnya pengaktifan kembali website terpadu itu akan mempermudah pimpinan di Kementerian dan masyarakat awam untuk mendapatkan data terkini dan memahami politeknik sejatinya.

Politeknik pun diharapkan tetap bisa menjaga ciri khasnya sebagai lembaga pendidikan karena website bisa menjadi cermin melalui informasi yang ditampilkan. Pada hakikatnya politeknik adalah lembaga pendidikan yang teruji, tidak sekedar pendidikan jenjang diploma yang menghasilkan lulusan siap kerja, lebih fokus pada praktik daripada teori, tapi lulusan diplomanya itu dicari oleh perusahaan dan ilmu terapan politeknik trend di luar negeri, seperti Australia, Swiss, dan Jerman.

 

 

Hasil tracer studi pun harus ditampilkan di website terpadu bahwa yang paling diminati oleh industri atau dunia kerja adalah lulusan dari program D-3, karena industri cenderung membutuhkan tenaga pelaksana pada level menengah. Dalam menjalankan kegiatan pendidikan pun, politeknik harus bekerja sama dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja. Industri menyediakan tempat praktik kerja atau magang, sehingga para mahasiswa politeknik sudah memiliki pengalaman industri untuk menghadapi dunia kerja sebelum mereka tamat, paparnya panjang lebar yang diamini oleh Dr. Zainal Arief, S.T., M.T.

 

d®amlis

Berita Terkait