Padang, 9 Februari 2026 — Politeknik Negeri Padang (PNP) menyelenggarakan Technical Meeting Program Kerja Sama Internasional bagi mahasiswa penerima Beasiswa Program 2+1 kerja sama PNP dengan LiuGong Machinery Indonesia (LMI) ke Liuzhou Polytechnic University (LZPU), China, serta alumni penerima beasiswa studi lanjut ke Taiwan. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, alumni, serta orang tua mahasiswa dan alumni penerima beasiswa sebagai bagian dari persiapan sebelum keberangkatan ke luar negeri.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Padang, Ir. Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama PNP, Ir. Ihsan Lumasa Rimra, S.ST., M.Sc., DECN, serta koordinator dan tim kerja sama internasional Politeknik Negeri Padang.
Technical meeting diawali dengan sambutan Direktur Politeknik Negeri Padang yang menyampaikan bahwa program kerja sama internasional merupakan wujud komitmen PNP dalam menyiapkan lulusan vokasi yang memiliki kompetensi global, karakter kuat, serta kesiapan kerja internasional. Di hadapan para orang tua, mahasiswa, dan alumni, Direktur menegaskan bahwa PNP tidak hanya memfasilitasi keberangkatan studi ke luar negeri, tetapi juga bertanggung jawab dalam memastikan keberlanjutan masa depan peserta program.
Direktur PNP juga menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dan alumni dalam program internasional ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan belajar. Mahasiswa dan alumni diharapkan mampu menjadi duta PNP dan Indonesia, menjaga nama baik institusi, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan kerja, dan wawasan global.
Program Beasiswa 2+1 kerja sama dengan LiuGong Machinery Indonesia merupakan batch kedua, setelah sebelumnya batch pertama sebanyak 16 mahasiswa telah diberangkatkan ke LZPU, China pada Oktober 2025. Pada batch kedua ini, Politeknik Negeri Padang mencatatkan capaian membanggakan dengan menjadi politeknik dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang lolos program Beasiswa 2+1 LMI, yaitu sebanyak 23 mahasiswa.

Dua puluh tiga mahasiswa tersebut berasal dari dua jurusan, yakni Jurusan Teknik Mesin dan Jurusan Teknik Elektro, yang dinilai memiliki kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri mitra. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran akademik di luar negeri dengan kebutuhan dunia industri global.
Melalui kerja sama ini, seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang mengikuti Program Beasiswa 2+1 LMI dan telah menyelesaikan studi di Liuzhou Polytechnic University, China, nantinya akan langsung direkrut sebagai karyawan LiuGong Machinery
Manufacturing Indonesia yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Skema ini menjadi bentuk nyata link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri.
Kegiatan technical meeting diakhiri dengan penandatanganan surat komitmen mahasiswa dan orang tua, sebagai bentuk kesepakatan dan kesiapan bersama sebelum keberangkatan. Penandatanganan ini menegaskan dukungan penuh keluarga terhadap pelaksanaan program serta komitmen mahasiswa dalam mengikuti seluruh ketentuan akademik dan nonakademik yang telah ditetapkan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta menghadirkan program pendidikan vokasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan dan daya saing global.




























