Padang – Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring penerapan teknologi Polypropylene Band Mesh (PPBM) pada bangunan sekolah dasar di Kota Padang, Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama perkuatan bangunan tahan gempa yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016.
Kerja sama penerapan teknologi PPBM tersebut melibatkan berbagai pihak, yakni Politeknik Negeri Padang, JICA, YARAGI, University of Tokyo, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Teknologi ini diterapkan pada dua bangunan sekolah dasar, yaitu SDN 33 Kalumbuk dan SDN 34 Kuranji. Pemilihan kedua sekolah tersebut didasarkan pada kondisi bangunan yang telah memenuhi standar SNI sebagai persyaratan bangunan standar.
Teknologi PPBM merupakan salah satu inovasi perkuatan bangunan aman gempa yang dikembangkan di Laboratorium Prof. Kimiro Meguro, University of Tokyo, Jepang. Penerapan teknologi ini menjadi penting mengingat Kota Padang termasuk salah satu wilayah rawan bencana, khususnya gempa bumi. Selain di Kota Padang, proyek PPBM juga pernah diterapkan di wilayah Yogyakarta.

Proyek PPBM dibiayai oleh JICA pada periode 2016–2017. Sesuai rencana awal, evaluasi dan monitoring seharusnya dilakukan tiga tahun setelah proyek selesai. Namun, pelaksanaannya mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020, sehingga evaluasi dan monitoring baru dapat dilaksanakan pada tahun 2026.
Kegiatan evaluasi dan monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa hasil penerapan teknologi PPBM masih berada dalam kondisi baik dan tidak mengalami permasalahan berarti, meskipun bangunan telah menghadapi potensi gempa dengan skala kecil hingga sedang dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh dosen Politeknik Negeri Padang, yaitu Dr. Dalrino, S.T., M.T., selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil, Dr.Eng. Etri Suhelmidawati, S.T., M.Eng., serta Ir. Badzlina Harvy Nesya, S.T., M.T. Sementara itu, dari pihak JICA turut hadir Mr. Kenji Niwa selaku Project Formulation Advisor dan Ms. Wina Adyanandaputri.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Politeknik Negeri Padang, Ihsan Lumasa Rimra, S.S.T., M.Sc. DECN, menyampaikan bahwa kegiatan kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam mendukung mitigasi bencana, khususnya di daerah rawan gempa. Ia berharap kerja sama antara PNP dan JICA dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada berbagai kegiatan lain yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat secara luas.




























