Padang, 9 Januari 2026 — Politeknik Negeri Padang (PNP) menyiapkan penyediaan air bersih di lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya tanggap dan pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Kota Padang. Penyediaan air bersih ini direncanakan untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat terhadap air bersih pascabencana, sekaligus bentuk kepedulian PNP dalam mendukung upaya kemanusiaan. Air bersih yang disiapkan di kampus PNP akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti keperluan minum dan memasak.
Penyediaan fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan hasil kerja sama antara Politeknik Negeri Padang dengan Universitas Diponegoro. Sejak awal Desember 2025, tim dari kedua perguruan tinggi telah turun langsung ke masyarakat untuk melakukan identifikasi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak banjir bandang di Kota Padang. Proses pengolahan air bersih tersebut memanfaatkan air baku yang bersumber dari kolam yang berada di lingkungan Kampus PNP.
Kerja sama PNP dan Universitas Diponegoro dalam penyediaan air bersih ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Hetifah, yang berkunjung ke Kampus Politeknik Negeri Padang pada 23 Desember 2025. Dalam kunjungannya, Ketua Komisi X DPR RI menilai inisiatif tersebut sebagai bentuk sinergi positif antara perguruan tinggi dalam merespons kebutuhan masyarakat pascabencana.
Direktur Politeknik Negeri Padang, Ir. Revalin Herdianto, Ph.D., menyampaikan bahwa penyediaan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen PNP untuk memaksimalkan fasilitas kampus dalam mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
“PNP berupaya menghadirkan solusi nyata melalui pemanfaatan sumber daya dan kolaborasi dengan perguruan tinggi lain. Penyediaan air bersih ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana banjir bandang,” ujarnya.
Penyediaan air bersih di kampus PNP ini melibatkan unsur sivitas akademika serta unit-unit terkait di lingkungan PNP. Distribusi air bersih akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan pihak terkait agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Melalui inisiatif ini, Politeknik Negeri Padang menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan vokasi, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana serta pemulihan kondisi sosial kemasyarakatan.




























