PNP dan Pemko Padang Kolaborasi Buka Kelas Internasional 2+2 dengan Guangdong,

Padang, 7 April 2026 — Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia vokasi melalui pembukaan program kelas internasional skema joint degree 2+2 bekerja sama dengan mitra pendidikan di Guangdong, Tiongkok. Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan global, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman industri internasional.

Kolaborasi ini menjadi menarik karena proses seleksi mahasiswa dilakukan secara berjenjang, dimulai dari seleksi awal oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Padang, sebelum dilanjutkan dengan seleksi akademik dan kesiapan program internasional oleh pihak PNP. Skema ini memastikan bahwa peserta yang terpilih tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental dan komitmen untuk mengikuti program internasional.

Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Herdianto, menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan langkah penting dalam memperluas akses pendidikan vokasi bertaraf global. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengembangan SDM tidak bisa dilakukan sendiri. Peran pemerintah daerah sangat penting dalam menjaring talenta-talenta terbaik sejak awal. PNP kemudian memperkuatnya melalui pendidikan dan pengalaman internasional,” ujarnya.

Program ini difokuskan pada bidang rekayasa, khususnya Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Elektro. Mahasiswa akan menempuh dua tahun pertama pendidikan di PNP untuk membangun fondasi kompetensi teknis, sebelum melanjutkan dua tahun berikutnya di Guangdong, salah satu pusat industri dan teknologi terbesar di dunia.

Keunggulan utama program ini terletak pada integrasi magang di perusahaan-perusahaan Tiongkok, baik yang beroperasi di Indonesia maupun di luar negeri. Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar lintas negara, tetapi juga memahami langsung standar kerja global dan budaya industri internasional.

Pada tahap awal, program ini akan diikuti oleh satu kelas dengan kuota terbatas sebanyak 20 mahasiswa terpilih. Selain seleksi yang ketat, mahasiswa juga akan mendapatkan pembekalan intensif, termasuk pelatihan bahasa Mandarin untuk mendukung keberhasilan studi di luar negeri.

Melalui kolaborasi ini, PNP dan Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lulusan vokasi yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan vokasi berbasis kemitraan daerah dan internasional yang dapat direplikasi di masa depan.

MITRA PNP

Mitra Kerjasama Politeknik Negeri Padang