Perguruan Tinggi Bersinergi Satukan Kepedulian, Gubernur Sumatera Barat Apresiasi Kolaborasi Politeknik Negeri Padang, Universitas Indonesia, dan Universitas Diponegoro dalam Penanganan Bencana

Padang, 31 Desember 2025 — Gubernur Sumatera Barat mengapresiasi kolaborasi antarperguruan tinggi yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Padang (PNP), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Diponegoro (Undip) dalam upaya penanganan bencana banjir bandang di sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi Tim Tanggap Bencana PNP, UI, dan Undip di Istana Gubernur Sumatera Barat, Selasa (30/12/2025).

Audiensi  ini  mempertemukan  Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, S.P., dengan Direktur Politeknik Negeri Padang Ir. Revalin Herdianto, Ph.D., bersama jajaran wakil  direktur  di lingkungan Politeknik Negeri Padang, serta tim tanggap bencana dari masing-masing perguruan tinggi, yakni PNP, UI, dan Undip. Pertemuan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus laporan resmi kegiatan tanggap bencana yang telah dilaksanakan  selama  beberapa  hari  terakhir  di  berbagai  titik  terdampak  bencana  di Sumatera Barat.

Dalam audiensi tersebut, tim gabungan melaporkan rangkaian kegiatan pengabdian dan aksi  kemanusiaan  yang  telah dilakukan, mulai dari dukungan teknis, pendampingan di lapangan, hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak. Gubernur Sumatera Barat menilai kolaborasi lintas perguruan tinggi ini sebagai bentuk kepedulian nyata dunia akademik yang mampu menghadirkan solusi berbasis keilmuan dan kemanusiaan di tengah situasi darurat.

Secara khusus, Tim Tanggap Bencana dari Universitas Indonesia melalui Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) melaporkan kegiatan yang berfokus pada upaya pengurangan risiko bencana, dukungan teknis kebencanaan, serta bantuan bagi penyintas banjir bandang di Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak sebagai bagian dari kontribusi UI dalam penanganan bencana berbasis riset dan keilmuan.

Sementara itu, Tim Tanggap Bencana Politeknik Negeri Padang dan Universitas Diponegoro menyampaikan laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya melalui penyaluran hibah alat filtrasi air guna mendukung ketersediaan air siap minum bagi masyarakat pascabencana.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap sinergi antara perguruan tinggi  dan  pemerintah  daerah  dapat  terus  diperkuat,  tidak  hanya  dalam fase tanggap darurat, tetapi juga dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan di masa mendatang.

MITRA PNP

Mitra Kerjasama Politeknik Negeri Padang