Hadirkan Kabidpropam Polda Sumbar, Mahasiswa PNP Belajar Akses Layanan Dumas Propam

Padang, 9 Maret 2026 — Politeknik Negeri Padang (PNP) menghadirkan kuliah umum bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Barat yang memperkenalkan layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) Propam berbasis QR Code kepada civitas akademika. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung SBSN Lantai 3 Kampus PNP pada Senin (9/3) ini menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa untuk mengenal akses pengaduan publik yang kini dapat dilakukan secara digital.

Kuliah umum tersebut menghadirkan Kabidpropam Polda Sumatera Barat Kombespol Siswantoro, S.I.K., M.H. sebagai narasumber utama. Kegiatan dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Padang Ir. Revalin Herdianito, S.T., M.Sc., Ph.D. dan dihadiri Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan PNP.

Dalam pemaparannya, Kombespol Siswantoro menjelaskan bahwa layanan Dumas Propam merupakan kanal resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan atau pengaduan terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian. Melalui sistem berbasis QR Code, masyarakat dapat langsung mengakses formulir pengaduan secara cepat menggunakan perangkat digital.

Selain memperkenalkan cara mengakses layanan tersebut, pemaparan juga mencakup alur penanganan laporan, proses verifikasi, hingga mekanisme tindak lanjut yang dilakukan oleh Propam. Mahasiswa juga berkesempatan berdialog langsung dengan narasumber mengenai peran masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik serta pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pelaporan.

Bagi mahasiswa, pengenalan layanan ini memberikan wawasan mengenai akses pengaduan publik yang semakin terbuka dan mudah dijangkau masyarakat. Pemanfaatan teknologi berbasis QR Code dalam layanan pengaduan juga memperlihatkan bagaimana digitalisasi diterapkan dalam sistem pelayanan publik dan pengawasan kelembagaan.

Direktur Politeknik Negeri Padang Ir. Revalin Herdianito, S.T., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkaya wawasan mahasiswa mengenai praktik pelayanan publik dan sistem pengawasan institusi negara.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mengenal secara langsung bagaimana sistem pelayanan publik dan mekanisme pengawasan dijalankan oleh lembaga negara. Interaksi dengan praktisi menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif mahasiswa vokasi terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga negara untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik tata kelola pelayanan publik yang transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

MITRA PNP

Mitra Kerjasama Politeknik Negeri Padang