Bukti Nyata Kampus Berdampak: PNP Susun Master Plan Infrastruktur untuk Penguatan Ekonomi Nagari Pangian

Pangian 27 Januari 2026 — Pendidikan vokasi pada hakikatnya hadir untuk memberi solusi nyata atas persoalan di masyarakat. Berangkat dari semangat Kampus Berdampak, Politeknik Negeri Padang (PNP) mengambil peran strategis dengan menyusun master plan infrastruktur Nagari Pangian sebagai langkah konkret mendorong kebangkitan ekonomi nagari.

Kegiatan ini merupakan respons atas berbagai kendala pembangunan yang selama ini menghambat optimalisasi potensi ekonomi lokal. Tim PNP dipimpin langsung oleh Direktur, didampingi Wakil Direktur, Ketua Jurusan Teknik Sipil, serta dosen PSDKU, sebagai wujud komitmen institusi dalam mendiseminasikan kepakaran akademik untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Pemulihan Sektor Pertanian melalui Perbaikan Sistem Irigasi

Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah sektor pertanian. Di Nagari Pangian, sekitar 38 hektar lahan sawah saat ini tidak terairi secara optimal. Kondisi ini berdampak langsung pada menurunnya produktivitas pertanian dan terputusnya sumber pendapatan warga. Situasi serupa juga dialami pada kolam-kolam ikan milik masyarakat akibat sistem distribusi air yang belum tertata.

Menanggapi hal tersebut, PNP melalui Jurusan Teknik Sipil melakukan pemetaan awal terhadap sistem irigasi nagari. Langkah ini bertujuan mengembalikan fungsi air sebagai penggerak utama ekonomi pertanian dan perikanan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.

Pengembangan Wisata Ngalau Berbasis Keamanan dan Keberlanjutan

Selain pertanian, Nagari Pangian juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata, khususnya wisata Ngalau. Namun, keterbatasan infrastruktur jalan dan standar keselamatan menjadi tantangan serius dalam pengembangan destinasi tersebut. Tanpa perencanaan yang terukur, potensi ekonomi pariwisata dan peluang kolaborasi dengan pihak eksternal, termasuk dukungan CSR, sulit untuk dimaksimalkan.

Melalui penyusunan master plan infrastruktur, PNP hadir merancang arah pengembangan wisata yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan pengunjung, serta keberlanjutan lingkungan. Perencanaan ini diharapkan mampu mendorong wisata Ngalau naik kelas dan memberi dampak kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat nagari.

“Indikator keberhasilan kampus vokasi bukan hanya pada capaian akademik, tetapi sejauh mana kehadirannya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penyusunan master plan infrastruktur di Nagari Pangian adalah upaya membangun fondasi kemandirian ekonomi berbasis kepakaran teknis,” ujar Direktur Politeknik Negeri Padang, Ir. Revalin Herdianto PhD.

Survei dan Pemetaan sebagai Dasar Solusi Tepat Sasaran

Sebagai landasan perencanaan, tim PNP telah melaksanakan survei awal berupa pemetaan karakteristik wilayah dan kondisi riil di lapangan. Proses ini dilakukan secara komprehensif untuk memastikan setiap rekomendasi dalam master plan bersifat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hasil pemetaan tersebut akan diolah menjadi proposal pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bukti hilirisasi ilmu pengetahuan dari kampus yang langsung menjawab persoalan di tingkat nagari.

Menuju Kemitraan Jangka Panjang sebagai Nagari Binaan

Tingginya antusiasme Pemerintah Nagari Pangian untuk menjalin kemitraan sebagai Nagari Binaan PNP mencerminkan kepercayaan terhadap peran kampus vokasi. Skema nagari binaan diharapkan menjadi bentuk kolaborasi jangka panjang, sehingga kontribusi PNP tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berlanjut dalam pendampingan pembangunan yang berkesinambungan.Melalui penyusunan master plan infrastruktur yang terarah, Politeknik Negeri Padang menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan nagari, sekaligus motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sains, teknologi, dan dedikasi sosial.

MITRA PNP

Mitra Kerjasama Politeknik Negeri Padang