PNP Ikutkan Seluruh Organisasi Mahasiswa dan Karyawannya Diklat Kepemimpinan

 

PNP News. PNP akan libatkan 23 organisasi mahasiswa, bahkan karyawan administrasi dalam pelatihan kepemimpinan. Semua itu dimaksudkan untuk memancing munculnya serangkaian tujuan lembaga dan potensi sumber daya yang kian berdaya saing agar tercipta lembaga pendidikan vokasi dan manajemen yang sukses.

 

Hal itu diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri di tengah pelatihan kepemimpinan virtual “Ngop Inspirasi Virtual Class: Elevating Leaders Duringa a Crisis” bersama motivator Alif Patria, Customer Development Manager PT Nutrifood Indonesia, Selasa, 27 April 2020 siang.

 

 

Kepemimpinan menurut Direktur adalah faktor kunci dalam suksesnya suatu organisasi dan manajemen. Kepemimpinan adalah suatu kesatuan yang mengarahkan aktifitas para karyawan atau anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan yang baik mampu mengikat dan menyelaraskan serta mendorong potensi sumber daya organisasi agar kompetitif dan diperhitungkan. “Saya pun merasa perlu mendalami masalah leadership ini, apalagi di lembaga saya dominan karyawannya adalah dosen-dosen saya”, jelas Yondri memotivasi peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa dari dalam dan luar PNP itu.

 

 

Alif Patria mengawali materinya dengan kuis berhadiah “kuliner pabukoan” melalui pertanyaan beda konsep pemimpin ( leader) dengan kepemimpinan ( leadership ).

Pemimpin menurut Alif adalah individu yang mampu mempengaruhi anggota kelompok atau oragnisasi untuk mendorong kelompok atau organisasi tersebut mencapai tujuan-tujuannya. Di sisi lain, pemimpin lebih mengacu pada personal atau individu, yang mungkin sering dipanggil “Boss” oleh bawahan atau pengikutnya. Sementara, kepemimpinan adalah sifat penerapan pengaruh oleh seorang anggota terhadap anggota lainnya untuk mendorong tercapainya tujuan organisasi atau lembaga.

 

 

Proses mempengaruhi tidak hanya dari seorang bos pada anak buah tapi timbal balik, pengukut/ anggota/ karyawan yang baik atau responsif juga dapat memunculkan dan menguatkan kepemimpinan yang baik dari umpan balik yang mereka berikan.

Agar pemimpin bisa dipercayai pengikut, ia harus menguasai proses mengkomunikasikan gagasan, memperoleh penerimaan atas gagasan tersebut, dan mampu memotivasi pengikut untuk mendukung serta menerapkan gagasan tersebut melalui perubahan. Artinya, kunci manajemen kepemimpinan itu adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain, jelas Alif Patria yang membawakan materinya dengan segar dan kekinian.

 

d®amlis

Berita Terkait