PNP Tawarkan Program Keterampilan Pengganti Bagi Supir Angkot Selama Antisipasi Corona

 

PNP News. Sekitar 60 orang supir angkot trayek Pasar Raya-Kampus Limau Manis (Lurus) mendatangi pimpinan Politeknik Negeri Padang (PNP) untuk melakukan silaturahim. Disinyalir, wabah Covid-19 menjadi alasan penyelenggaraan kuliah daring (online ) dan berpengaruh lanjut pada arus kedatangan angkutan umum ke kampus. Sementara itu, Universitas Andalas, tetangga PNP juga tengah mempersiapkan route baru khusus angkutan umum.

 

Dalam silaturrahim yang berlangsung di Aula Gedung C, Lantai 2 Kampus PNP pada 16 Maret 2020 itu, awak armada penupang kelancaran pendidikan anak bangsa ini dipromotori oleh Aliansi Angkot Padang Saiyo Sakato (AAPSS) dan langsung menghadirkan pengurusnya. Dalam sambutannya, Pengurus AAPSS, Syamsuar, mengakui bakal ada penurunan pada pendapatan supir angkot akibat wabah virus Corona ini, apalagi PNP telah mengambil sikap untuk melengkapi kurangnya aktifitas belajar tatap muka ke sistem pembelajaran online.

 

 

Menyadari hal itu, Direktur PNP Surfa Yondri spontan menawarkan program pengembangan keterampilan, seperti pelatihan pengelasan, otomotif, komputer dan berbagai keterampilan dari disiplin ilmu yang ada di Politeknik. Karena wabah virus ini sukar diprediksi berakhirnya, dalam pertemuan yang hangat itu Direktur PNP, Surfa Yondri berharap, selama berjangkitnya wabah, supir angkot Trayek Kampus Limau Manis tidak kehilangan pekerjaan karena mereka sudah mendapat bekal keterampilan alternatif dari PNP. Dalam kesempatan berbeda, Drs. Busri, M.Si., Kepala Bagian Administrasi Umum PNP menambahkan, tawaran dari Direktur itu juga berlaku bagi anak para supir angkot dan diutamakan bagi yang masih menganggur.

 

 

 

Drs. Yuskanedi, M.Hum., Kepala Sub Bagian Humas Unand membenarkan bahwa Universitas Andalas tengah membenahi route angkutan umum kampus yang disayangkan banyak pihak semerawut. Namun pihaknya membantah Universitas Andalas sudah menetapkan pilihan pada armada pengganti tertentu seukuran bus kampus. “Seharian ini kami masih membahas penganggulangan dan antisipasi wabah Corona termasuk mekanisme perkuliahan yang representatif sehubungan dengan ancaman menular tersebut”, terangnya.

 

 

Di akhir pertemuan silaturrahim, pengurus AAPSS juga berharap para supir Trayek Lurus meningkatkan pelayanan pada penumpang, terutama civitas akademika PNP agar mereka tidak lari kepada moda transportasi lain. Nama organisasi AAPSS ini mencuat saat Ketuanya, Fauzen, gigih menuntut ganti rugi untuk sopir angkot yang tewas tergilas dalam kecelakaan bulan lalu di kota ini.

  

Dtk/ d®amlis

Fotografer: Naswiradianto

Berita Terkait