Surfa Yondri Kembali Dilantik Menjadi Direktur PNP dan Melaksanakan Kebijakan Merdeka Belajar; Kampus Merdeka

 

PNP News. Pimpinan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang besar, di antaranya untuk terus berkomitmen melaksanakan kebijakan-kebijakan Kemendikbudristek, salah satunya “Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”. Selain itu juga memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk memetik pembelajaran secara optimal, memastikan potensi mereka berkembang secara sempurna, dan yang tak kalah penting memastikan semua layanan pendidikan tinggi lebih berkualitas lagi.

 

Hal itu diungkapkan Suharti, Sekretaris Jenderal atas nama Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat melantik 5 pejabat perguruan tinggi. Kelima pejabat tersebut adalah Maxs Urias Ebenhaizar Sanam, Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Surfa Yondri sebagai Direktur Politeknik Negeri Padang, M. Shofi’ul Amin sebagai Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi, Joko Triyono sebagai Direktur Akademi Komunitas Negeri Pacitan, dan Zulfan Khairil Simbolon sebagai Direktur Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat. Kelima pejabat tersebut dilantik untuk masa jabatan periode 2021-2025.

Lebih lanjut Suharti menyatakan, pihaknya juga ingin penyelenggaraan birokrasi dan administrasi kemahasiswaan perlu diterapkan, simpel tapi meaningfull, memberikan dukungan jaringan kepada mahasiswa untuk memudahkan mereka mengakses pengembangan kreatifitas dan inovasi, serta pengalaman belajar sambil bekerja. Semuanya penting bagi kebijakan kampus merdeka.

 

 

Mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi. Perguruan tinggi tak mungkin berkembang jika hanya mengandalkan sumber daya yang dimiliki apalagi hanya mengandalkan APBN saja.

“Banyak peluang yang bisa kita garap, termasuk di antaranya dengan pemerintah daerah dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Ini peluang yang sangat terbuka, apabila kita melihat lebih dalam lagi”, terangnya.

 

 

Sebelumnya ia menekankan, perubahan demografi yang begitu besar yang mengakibatkan jumlah penduduk usia produktif kian banyak adalah peluang bonus demografi yang harus diambil untuk melahirkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas. Ini menjadi tanggung jawab yang sangat besar bagi pimpinan perguruan tinggi yang dilantik di di Gedung Kemristekdikti, Jakarta tersebut, tekannya.

Petahana Kembali Pimpin Politeknik Negeri Padang

Surfa Yondri, salah seorang dari 5 pejabat yang dilantik berstatus petahana. Ia kembali menduduki jabatan Direktur PNP untuk periode kedua, 2021-2025, setelah mengungguli Pemilihan Direktur di tingkat Senat dan Kementerian secara mutlak. Surfa Yondri berhasil mengumpulkan 38 suara dari 48 suara yang diperebutkan. Ia mengungguli Nurul Fauzi yang mengumpulkan 9 suara dan Novirwan Trinanto.

VOKASI KUAT, MENGUATKAN INDONESIA!

 

 

d®amlis

 

 

Berita Terkait