Labor Proteksi dan Distribusi Jurusan Teknik Elektro, Labor Telekomunikasi Multimedia, dan Labor Pengetikan Prodi Administrasi Bisnis berhasil menjadi Juara 1 Lomba K-3, masing-masing untuk K-3 Kategori  1, 2, dan 3.

Menurut Ketua Dies Natalis PNP ke-31, Silvianengsih, ST., MT.,  penilaian itu diselenggarakan oleh Panitia Dies Bagian Akademik pada 22-23 Oktober 2018 dengan melibatkan Juri K-3 yang bersertifikat.

Objek yang dinilai dikelompokkan atas laboratorium dan/atau bengkel untuk bidang Rekayasa (Jurusan T. Mesin, Sipil, Elektro, TI) dan Sosial (AB, AK, B. Inggris).

 

Dari Lantai Gang Sampai Racun Api

Darman Dapersal Dinar, Ketua Komisi 2 Bidang Pengkajian Penyakit Akibat Kerja dan Kecelakaan Kerja di Perusahaan pada Dewan K-3 Sumatera Barat, menjelaskan, kriteria penilaiannya mencakup: lantai/gang/jalan keluar; cahaya dan ruangan dalam;

kamar mandi/toilet; kebersihan; bahan berbahaya; kotak P3K; listrik dan peralatan listrik; jalur keluar/ exit  untuk keadaan darurat; kontrol keadaan darurat; alat pelindung diri;  dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

K-3 merupakan singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tujuannya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat dan bebas dari pencemaran lingkungan dengan memelihara dan melindungi kesehatan, keamanan dan keselamatan tenaga kerja sehingga dapat mencegah atau mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan sistem efisiensi dan produktivitas kerja.

Ketua Pembina K-3 PNP yang juga dosen Jurusan Teknik Mesin ini lebih jauh mengungkapkan, dari sekitar 50 labor dan bengkel yang dikompetisikan itu, Dewan Juri menentukan 3 pemenang di tiap kategori.

Untuk Kategori 1: Juara 1 adalah Labor Proteksi dan Distribusi Jurusan Teknik Elektro, Juara 2 Bengkel Mekanik Jurusan Teknik Mesin, Juara 3 Bengkel Baja Batu, Beton, dan Kuja Baja

Untuk Kategori 2: Juara 1 adalah Labor Telekomunikasi Multimedia, Juara 2 Labor Jurusan Teknologi Informasi, dan Juara 3 Labor Instrumen dan Kendali.

Sementara, untuk Kategori 3: Juara 1 adalah  Labor Pengetikan Prodi Administrasi Bisnis, Juara 2 Labor Akuntansi,  dan Juara 3 Labor Bahasa

 

Penilaiannya mencakup standar keselamatan kerja yang merupakan pengamanan sebagai tindakan keselamatan kerja seperti: perlindungan badan yang meliputi seluruh badan, perlindungan mesin, pengamanan listrik yang harus dicek secara berkala, pengamanan ruangan yang meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran, penerangan yang cukup, ventilasi yang baik dan jalur evakuasi khusus yang memadai.Alat Pelindung Diri (APD) yang perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja juga tak luput dalam penilaian.

Dari penilaian lomba K-3  itu tergambar kelebihan dan kekurangan masing-masing peserta. Manfaat positifnya, pimpinan PNP tahu tindakan atau program apa yang mesti diberikan.

Praktik dan simulasi penggunaan Apar (Atau Racun Api) kerjasama PNP dengan Dinas Kebakaran Kota Padang dalam waktu dekat adalah salah satu follow up dari semua itu, pungkas DD.

 

Pintu Dengan Bukaan Keluar

Darman mengingatkan agar pintu ruangan dibuat dengan bukanya keluar dan tidak dikunci dari dalam. Cukup daun pintunya saja dirapatkan, supaya saat darurat bencana, gempa ataupun kebakaran, pintu tinggal didorong atau gampang didobrak. Pastikan juga akses keluar itu tidak terhalang meja atau kursi. Khusus untuk ruang belajar, setiap usai kuliah sore sebaiknya pintunya dikunci lagi.

Kesadaran membuat pintu dengan buka keluar ini umumnya sudah diterapkan untuk fasilitas umum, seperti mesjid, lokal, labor dan bengkel. Namun mungkin di rumah sendiri, pintunya terlanjur kita bikin bukanya ke dalam, ungkapnya.

d®amlis

Berita Terkait