Seleksi Mandiri PNP-PTS di Lingkungan LLDIKTI Wilayah X Beri Kesempatan Bagi Calon Pengguna KIP:

———————

Peminat PNP 2020 Mendekati 40.000

 

PNP News. Penerimaan Mahasiswa Seleksi Mandiri Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL- Dikti) Wilayah X di samping memberikan banyak pilihan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi juga sepakat memberikan kesempatan kepada mereka yang memanfaatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari kalangan masyarakat kurang mampu

 

Hal itu mengapung dalam Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri Politeknik Negeri Padang Bersama dengan PTS di Lingkungan LLDIKTI Wilayah X Tahun ke-2 yang berlangsung di Aula Gedung C, Lantai 2 PNP dan diikuti juga secara online di seantero nusantara, Senin, 20 Juli 2020.

Menjawab peserta online, Direktur PNP menyatakan, sekolah tinggi vokasi tersebut malah mendapat penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Pengelola Beasiswa Bidikmisi Terbaik pada 2018. Dampak positifnya, quota Bidikmisi yang semula 185 melonjak tajam menjadi 685. Tercatat hingga 2019 pemanfaat KIP di PNP mencapai 1945 orang.

Sekait dengan itu, menurut Direktur yang juga alumnus Politeknik ini, kemuliaan dan kesuksesan mencerdaskan anak bangsa tidak dibuktikan dari seberapa banyak mobil mewah di pelataran parkir kampus tapi sejauh mana mampu merekrut calon mahasiswa dari kantong-kantong kemiskinan.

Tidak mau kalah dengan PNP, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X, Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri, Bapak Prof. Herri, S.E., M.B.A. menyatakan, pihaknya mengalokasikan sekitar 5.000 KIP, tergantung perguruan tinggi swasta kemana hendak mereka diberikan.

 

 

 

Masyarakat Mulai Paham Politeknik Penyedia Tenaga Terampil

Lebih jauh Direktur Surfa Yondri menyatakan, Seleksi Mandiri merupakan salah satu jalur penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Padang Tahun 2020 disamping 3 jalur lainnya, Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri Padang (SNMPN) yang dilaksanakan serentak bersama 42 Politeknik Se-Indonesia, Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri Padang (SBMPN), yang diselenggarakan bersama khusus seluruh Politeknik Negeri se-Indonesia, Penerimaan Mahasiswa Baru Kelas Kerjasmaa dengan PT. Trakindo untuk Prodi Teknik Alat Berat, dan Pendaftaran Kelas MSU International Progression Program.

Sampai dengan pelaksanaan 6 jalur pendaftaran tersebut, jumlah peminat Masuk Politeknik Negeri Padang tahun ini mencapai 15.031 orang dengan peminat pilihan 1.

Jika digabung dengan pilihan ke-2 dan ke-3, maka peminat Politeknik Negeri Padang mencapai 39.885 orang, sementara jumlah yang diterima adalah 1.051 orang.

Khusus untuk kelas mandiri ini, Politeknik Negeri Padang akan menerima sebanyak 413 orang. Angka ini menurut Direktur menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk masuk Politeknik, khususnya Politeknik Negeri Padang. Artinya masyarakat mulai memahami bahwa pendidikan Politeknik adalah pendidikan yang menyiapkan tenaga terampil dan profesional pada bidangnya, jelasnya puas.

Dengan dukungan industri yang cukup tinggi maka pendidikan di Politeknik sangat cocok untuk dikembangkan apalagi kemitraan Perguruan Tinggi dengan Industri sudah merupakan suatu yang harus kita ciptakan sesuai yang sering disampaikan oleh Ditjen melalui istilah “Pernikahan Massal”.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri bidang vokasi, Politeknik Negeri Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan dengan selalu bermitra dengan Perguruan Tinggi dan Industri, tegas Direktur Surfa Yondri.

 

 

Perguruan Tinggi Peserta Seleksi Mandiri Terpadu Bertambah

Digagas dan dilaksanakannya kerjasama rekrutmen terpadu itu menurut Direktur Surfa Yondri dikarenakan melihat keinginan masyarakat untuk melanjutkan perkuliahan sangat tinggi namun kapasitas di PTN sangat terbatas. Untuk itu sebagai wujud sinergi dan kolaborasi yang baik, Politeknik Negeri Padang mengajak dan membuka kesempatan bersama beberapa PTS yang ada di Lingkungan LLDikti Wilayah X untuk melaksanakan Seleksi Masuk melalui Jalur Mandiri.

Seleksi bersama ini menurut Kepala LL-Dikti, Herri telah mereka laksanakan mulai 2019. Pada tahun ini diikuti oleh 15 perguruan tinggi swasta dengan 52 Program studi, 30 Program Studi Rekayasa, 15 Program Studi Tata Niaga, dan 9 Program Studi Kesehatan.

Adapun perguruan tinggi peserta pada seleksi mandiri bersama tahun 2020 ini adalah Universitas Bung Hatta Padang, Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang (STTIND) Padang, Universitas Taman Siswa Padang, Stikes Perintis Akper Baiturrahmah, Stikes Hang Tuah Tanjung Pinang, Politeknik Kampar Riau, Universitas Abdurrab, Universitas Dharmas Indonesia, Universitas Dharma Andalas, Institut Teknologi Padang, Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi, STIA LPPN Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, dan Politeknik Caltex Riau.

 

 

 

d®amlis

Berita Terkait