PNP dan BKI Segera Rampungkan MoU dan MoA Sebelum Agustus 2022

 

PNP News. Agustus 2022 direncanakan MoU Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Academy sudah bisa direalisasikan, setidaknya menyangkut salah satu dari program magang, penyiapan SKPI, pengabdian kepada masyarakat, penyiapan labor dan personelnya.

 

Hal itu mengemuka dalam Pra MoU PNP dengan BKI Academy yang dihadiri oleh Direktur PNP Surfa Yondri dan Arif Bijaksana Prawira Negara, Head Of BKI Academy yang berlangsung secara daring, Jumat, 8 April 2022.

BKI Academy adalah penyedia layanan pelatihan dan MICE pada kategori pasar Maritim, K-3, Energi, Pengujian, Inspeksi & Sertifikasi, Konstruksi, Sitem Manajemen dan Sumber Daya Manusia untuk seluruh Industri terkait value preposition yang unik untuk para profesional dan Pelajar di Indonesia.

 

 

Lembaga ini memiliki misi untuk memastikan peserta mencapai kualifikasi pada waktu yang tepat dan menerima layanan berkualitas yang menghasilkan pengalaman pembelajaran yang positif; dan menciptakan pemahaman yang sama agar dalam proses survey maupun inspeksi tidak tejadi interpretasi yang berbeda dan update perkembangan regulasi kepada stakeholder.

 

 

Dalam keterangannya, Arif berharap PNP dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya karena bagi BKI sendiri PNP sebagai perguruan tinggi vokasi adalah mitra yang ideal apalagi berdomisili dan merekrut banyak SDM yang berjiwa perantau.

“Masih banyak SDM yang tak mau diajak magang atau merantau ke Pulau Jawa atau keluar Pulau Jawa. Mungkin karena kebutuhan SDM di daerah mereka masih banyak. Mungkin situasinya berbeda dengan SDM asal Sumbar yang suka merantau”, jelas Arif.

Dalam perekrutan permagangan ada 2 jalur yang diterapkan BKI, terangnya. Jalur Forum Human Capital menyalurkan SDM yang bersangkutan pada BUMN yang pas sedangkan BKI, melalui program magang atau praktik kerja lapangan sebelum atau setelah selesai kuliah. Biasanya berkisar 6 bulan hingga 1 tahun, bahkan ada kasus yang lebih daripada itu, 2 tahun. SDM yang menjalaninya langsung menjadi pegawai BKI, imbuhnya.

“Jika sudah di lapangan, alumni yang direkrut statusnya tidak belajar atau magang lagi tapi sudah bekerja bahkan menangani tambahan proyek-proyek lainnya”, demikian Arif.

Pada 2020, BKI tercatat sebagai penyedia pelatihan vokasi pada Akademi Maritim dengan kategori Safety, Security, Survey, Crewing, Environment, Ship Design and IMO Model Course, Akademi K-3 dengan kategori Kemnaker, BNSP, NEBOSH & IOSH and CSWIP, Akademi Energy dengan kategori Oil & Gas, Akademi Sistem Manajemen dengan kategori ISO Series dan Akademi Sumber Daya Manusia dengan kategori Kemnaker, BNSP & Manajemen Bisnis.

Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, Gusri Yaldi dengan mantap akan memanfaatkan peluang magang industri untuk maahsiswa dan alumni, minimal selama 1 semester (6 bulan), lowongan kerja yang ditawarkan BKI, penyiapan SKPI, sertifikasi alat, SDM, dan labor, dosen praktisi/ sharing session.

Prodi yang terlibat dalam program tersebut adalah D-3 Teknik Sipil, Sarjana Terapan Perancangan Jalan dan Jembatan, Sarjana Terapan Teknik Perencanaan Irigasi dan Rawa, dan Sarjana Terapan Manajemen Rekayasa Konstruksi.

Dalam acara yang sama, Menhendry juga menyatakan, pihaknya berharap terjadi kerjasama yang baik dengan BKI dalam beberapa bidang di antaranya ; Sertifikasi Peralatan Labor Bahan, Pengembangan Energi Terbarukan, Pengembangan Hubungan Industri, Magang Bersertifikat untuk dan Magang untuk Alumni.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Negeri Padang Surfa Yondri menjelaskan, kerjasama tersebut adalah lanjutan dari pertemuan kedua belah pihak dalam Golf Tournament di Batam. Direktur mengapresiasi event yang digelar alumni Politeknik. Tujuannya memang agar Politeknik dikenal oleh dunia industri dan BKI menyatakan dukungan untuk itu.

Acara yang dipandu oleh Kepala UPT Kerjasama, Alhapen R. Chandra tersebut dihadiri oleh hampir seluruh ketua jurusan, koordinator program studi, dan pihak terkait lainnya.

VOKASI KUAT, MENGUATKAN INDONESIA!

 

 

 

d®lamlis

 

 

Berita Terkait