Kelas Kerjasama PLN-PNP:

————————————–

Langsung Jadi Karyawan Pasca Lulus, Beasiswa Rp. 6 Juta Untuk Tiga Besar dan Rp. 800 Ribu Per Bulan Selama PKL

 

Pendaftaran “kuliah dengan jaminan langsung kerja di PLN pasca lulus” akan berakhir pada 17 April 2019. Politeknik Negeri Padang (PNP) dan PLN yang memberikan jaminan itu membuka pendaftaran online-nya di http://pmb.pnp.ac.id pada Program Studi Teknik Listrik Program D-3, Jurusan Teknik Elektro, Kelas Kerjasama dengan PT PLN Persero.

 

Dalam pertemuan dengan para guru di Padangpanjang awal April 2019, Direktur PNP, Surfa Yondri, ST., SST., M.Kom., menyatakan, tujuan pembukaan prodi tersebut adalah untuk menghasilkan lulusan vokasional yang cerdas, berdaya saing, dan menguasai ilmu terapan di bidang kelistrikan.

Di samping itu juga dimaksudkan sebagai bentuk penerapan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri ( link and match) sekaligus sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi vokasi sebagai lembaga pendidikan yang tepat untuk mencetak lulusan yang siap kerja, siap pakai.

Selain langsung direkrut menjadi karyawan PT PLN Persero, mahasiswa kelas kerjasama ini juga mendapatkan beasiswa Rp. 6 Juta jika termasuk tiga besar di angkatannya. Selama magang atau praktik kerja lapangan, mereka juga diberi uang saku Rp.800 Ribu per bulan.

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Human Capital Management PLN, Muhammad Ali kepada wartawan menyatakan, pendidikan vokasi sangat penting bagi PLN karena kebutuhan SDM siap pakai untuk mendukung Program Penyiapan Listrik Indonesia 35.000 Watt yang sangat rentan dimasuki tenaga kerja asing.

Kementerian Perindustrian sebagai Koordinator Program Pendidikan Vokasi Nasional sebelumnya mengklaim, per Desember 2017 telah 415 perusahaan dan 245 SMK yang terlibat dalam program pendidikan vokasi dengan target menghadilkan 254.037 tenaga kerja bersertifikat.

Saat ini PNP sudah mempunyai 20 prodi yang dikelola melalui 7 jurusan, yaitu Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Bahasa Inggris, Teknik Informatika, Akuntansi, dan Administrasi Niaga.

Politeknik juga membuka program D-4 dengan gelar Sarjana Terapan yang setara dengan S-1, bahkan mungkin lebih karena beban praktiknya lebih dominan.

Lulusan PNP akan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi PNP, dan sertifikat keahliannya akan dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

 

 

 

Tujuh Belas Ribu Lulusan

Dalam pertemuan yang dihadiri juga oleh Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, Dtk. Paduko Malano dan Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Dt. H. Novi Hendri, Dt. Bagindo Saidi itu, Yondri menyatakan, selain dengan PT PLN Persero, PNP juga membuka pendaftaran kelas kerjasama dengan MSU International Progression Program, Malaysia untuk Prodi Studi Manajemen Informatika (18 April-25 Mei 2019) dan Prodi Teknik Alat Berat, Kelas Kerjasama dengan PT Trakindo Utama (9 April-9 Mei 2019).

Seperti halnya politeknik tertua di Indonesia, PNP dilahirkan dari universitas. Sejak berdiri pada 1987, hingga melahirkan sekitar 17.000.000 lulusan yang tersebar di dalam dan luar negeri, PNP concern pada pendidikan vokasi. Pada 2017, peminat PNP menurut Yondri mencapai 21.921 orang, dan pada 2018 meningkat menjadi 23.163, sementara daya tampung PNP cuma 1300 per angkatan, seperti yang ditetapkan pemerintah.

 

d®amlis

Berita Terkait