Padang – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Politeknik Negeri Padang (PNP) terus melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri. Kali ini, kerjasama dilakukan dengan dua perguruan tinggi di Malaysia.

Kedua perguruan tinggi itu adalah Politeknik Tun Syed Nasir dan Komuniti Kolej Jasin. Bahkan pada penandatangan kerjasama yang digelar di Ruang Pertemuan Gedung C PNP tersebut, juga hadir perwakilan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi di Malaysia tersebut.

Wakil Direktur I PNP, Revalin Herdianto mengatakan bahwa kerjasama ini tentunya bisa menguntungkan kedua belah pihak, baik PNP maupun Politeknik Tun Syed Nasir dan Komuniti Kolej Jasin.

Dan tentunya, dengan adanya penjajakan kerjasama dengan dua perguruan tinggi di Malaysia itu, maka jumlah kerjasama PNP dengan perguruan tinggi di Malaysia bertambah menjadi enam.

“Sebelumnya, PNP sudah menjalin kerjasama dengan empat perguruan tinggi di Malaysia. Di antaranya, Politeknik Ibrahim Sultan dan Management Of Sciense University (MSU),” kata Revalin disela-sela penandatanganan kerjasama, Senin, 19 November 2018 .

Revalin berharap dengan banyaknya kerjasama yang dilakukan PNP dengan perguruan tinggi di Malaysia, maka diharapkan bisa menjadi pintu gerbang bagi PNP untuk bekerjasama dengan industri yang ada di Malaysia.

“Di Malaysia kan banyak industri. Sedangkan di Indonesia masih kurang. Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini, bisa menjadi pintu masuk bagi PNP untuk menjajaki kerjasama dengan insutri di Malaysia,” ujarnya.

Terkait penjajakan kerjasama dengan Politeknik Tun Syed Nasir dan Komuniti Kolej Jasin, Revalin pun berharap bisa berlanjut kepada pertukaran mahasiswa, termasuk kerjasama publikasi ilmia, praktek dan kerjasama lainnya.

Apalagi, kata Revalin, Politeknik Tun Syed Nasir juga merupakan politeknik yang memiliki peralatan praktek yang lebih lengkap dibandingkan PNP. Untuk itu, ia pun berharap kepada seluruh prodi yang ada di PNP, memanfaatkan kerjasama ini sebaik-baiknya untuk PNP yang lebih baik ke depan.

“Begitu juga kerjasama dengan Komuniti Kolej Jasin, yang juga bisa dimanfaatkan akademi komunitas yang dibina oleh PNP, seperti Tanah Datar, Solok Selatan, Pessel dan Pelalawan,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait