Sebulan pasca menggelar Tes Validasi di Politeknik Negeri Padang,  Mahasiswa Prodi Teknik Alat Berat Angkatan 2015 berbondong-bondong menandatangani kontrak kerja ke PT Trakindo Utama Padang, JL. S Parman, 242, Padang.

Manajemen PT Trakindo Utama, dealer resmi Indonesia untuk produk Caterpillar, produsen peralatan berat terbesar di dunia, seperti mesin diesel dan gas alam, mesin industri, dan generator set ini memutuskan merekrut seluruh angkatan 15 Prodi Alat Berat, Teknik Mesin, PNP.

Tiga orang yang belum siap divalidasi lebih dikarenakan ada halangan keluarga, 1 orang tidak mendapat izin orang tua, dan 1 orang terlanjur diterima di PT Pertamina.

Kepercayaan  perusahaan yang memiliki lebih dari 65 cabang dari Sumatera sampai ke Papua ini terhadap Prodi Teknik Alat Berat PNP cukup tinggi. Buktinya, 4 orang yang belum siap menjalani  validasi tersebut tetap direkrut dan diberikan up skill dan dikirim untuk menjalani pelatihan di Training Center Trakindo, Cilengsi, Bogor. Demikian diungkapkan Rino Sukma, ST., MT., Kepala Program Studi Teknik Alat Berat (11/10/18).

 

 

 

Rahmi Giandari, satu-satunya mahasiswa perempuan di Angkatan 15 itu menyatakan baginya tak masalah jika nanti ditempatkan di Tembagapura, Irian Jaya.

Rahmi mengaku memilih perusahaan penyedia jasa peralatan Caterpillar kaliber dunia ini lebih dikarenakan misi perusahaan tersebut yaitu mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas untuk rakyat Indonesia. Di samping itu, perusahaan ini juga sangat komit menjunjung nilai-nilai inti perusahaan yang mencakup integritas, pengembangan berkelanjutan, keunggulan, proaktif, tanggung jawab, dan kerjasama kelompok ( teamwork ).

Ia merasa keluarganya percaya ia bisa mengembangkan karier di perusahaan yang menggunakan  nilai-nilai inti tersebut sebagai budaya organisasi perusahaan, termasuk sang pacar yang juga bekerja di provinsi yang berbeda.

 

Rahmi Giandari

 

Lain halnya dengan Dedet Novendra, mahasiswa asal Solok ini memang niat benar untuk bekerja di Divisi Tembagapura yang sudah memperkerjakan 1400 karyawan permanen ditambah 250 karyawan kontraktor dengan wilayah kerja meliputi Grassberg Operation, Ridge Camp dan Kuala Kencana.

Selagi muda saya ingin mengalami bekerja di dunia engine, dan otomotif yang penuh tantangan dan cukup memacu adrenalin, tidak terbatas pada excavator dan buldozer yang dipraktikkan di kampus saja, jelasnya.

Seperti kepastiannya memilih Politeknik Negeri Padang sebagai perguruan tinggi tempat menuntut ilmu, mahasiswa asal Solok ini juga merasa pasti PT Trakindo akan memberinya banyak pengalaman di bidang otomotif yang diminatinya.

“Saya belum tahu bakal ditempatkan di mana dan pegang alat apa. Pihak manajemen baru memberi tahu kisaran gaji karyawan di sana dari 3.500.000-150.000.000, ujar Deded yang mengaku menyukai dan lumayan menguasai peralatan berat di Prodi Teknik Alat Berat.

 

Dedet Novendra

 

Menurut Rino, Prodi TAB  menitikberatkan misi pada pembentukan tenaga ahli/terampil yang memiliki dasar-dasar ilmu keteknikan dan alat berat serta mampu bekerja dengan menggunakan workshop tools dan workshop equipment dengan benar dan aman sesuai dengan service literature, mengindentifikasi komponen-komponen alat berat yang meliputi engine, sistem hidrolik, sistem elektrik, power train dan under carriage., mengetes dan menyetel komponen-komponen alat berat serta menguasai troubleshooting.

Prodi TAB yang berdiri 8 April 2008 ini merupakan kerjasama antara Politeknik Negeri Padang  dengan PT.Trakindo Utama dan satu-satunya di Sumatera.

Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan ahli Teknik Alat Berat di Indonesia, khususnya di Sumatera.

 

Rino Sukma, Kepala Program Studi Teknik Alat Berat

 

Fasilitas Pendukung di Prodi ini adalah excavator, buldozer,  laboratorium pengujian bahan, workshop produksi, workshop perawatan & perbaikan, Laboratorium CNC, Laboratorium Komputer, Studio Gambar dan Perancangan, Laboratorium Refrigerasi & Pengkondisian Udara.

d®amlis

Berita Terkait